Assalamualaikum
kita tulis - tulis tentang Islam lagi ya. Agama Rahmatan Lil Alamin :)
ketika seseorang sudah bisa menikmati ibadah, dia akan melakukan apapun untuk bisa melakukannya.
karena di dalam ibadah itulah tersembunyi sesuatu hal yang bisa mendekatkan dirinya pada Ilahi.
seperti halnya orang yang sedang jatuh cinta, orang itu pasti ingin selalu dekat dan bisa bersamanya setiap saat, karena dia cinta. begitu pula ibadah, cinta dalam ibadah bisa dirasakan semua orang tetapi hanya beberapa orang yang mau untuk merasakannya. Tidak semua orang mau.
Berbeda dengan jatuh cinta kepada orang, setiap manusia pasti memiliki rasa itu. Padahal cinta yang hakiki, cinta yang utama hanya kepada Allah. Tetapi kenapa kebanyakan manusia tidak tau bahkan yang tau pun seakan menutup mata berpura - pura tidak tau. Lantas manusia hanya mencari kesenangan akan dunianya, pada gadis cantik, lelaki yang ganteng, kaya dan hal lainnya. Padahal Allah, jauh lebih kaya. Kalau Dia menciptakan orang cantik dan ganteng pasti Allah lebih dari itu. Bayangin aja ciptaan Allah udah sempurna gitu apalagi Allah. Betul tidak ???
Di dunia ini, manusia sudah mulai dibutakan oleh cinta pada dunia. Padahal Allah yang menciptakan dunia bilang kalau dunia merupakan tempat yang hina. Barang siapa mencari dunia, akhirat akan meninggalkan. Barang siapa mencari akhirat, dunia akan mengikutinya. Barang siapa mencari keduanya, maka beruntunglah ia. Lalu dimana cinta kita kepada akhirat, kepada Allah sang pencipta kalo yang kita cari hanya dunia. Padahal dunia itu hanyalah setitik air yang jari kita celupkan pada laut. Lihat berapa air yang bisa ada dijari kita. Itulah dunia dan laut itulah akhirat. Tempat manusia kekal abadi. Maka masih maukah kita hanya mencari dunia yang hanya setetes daripada akhirat yang begitu luasnya ? Ayo renungkan semua itu.
Kadang ada yang bilang begini "Aku masih mencintai Allah, aku mencintai dia itu karena Allah bukan karena nafsu, paras dan lainnnya". Betul kalau cinta memang harus karena Allah, tapi cinta karena Allah ialah menyerahkan segalanya kepada Allah dan ikatlah dalam ikatan suci yang halal. Bukan dengan memberi harapan seseorang sehingga orang itu menunggu dan menunggu. Lalu karena belum bisa menikah, pacaran dulu. Kalo gitu mah bukan karena Allah.
Kalo cinta karena Allah, pasti berjalan pada cara islami. Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah. Bagaimana cinta karena Allah :
1. Jangan pernah mengungkapkan rasa cinta itu kepada orang yang dicinta. Karena akan menimbulkan rasa ingin lebih dekat dan lainnya. Cukup Allah yang tahu rasa cinta itu dan serahkan padaNya. Jangan malah pacaran. Apa mau karena sayang masuk neraka bareng ? enggak kan.
2. Jika sudah bisa untuk menikah, segeralah lamar dan menikah biar setan tidak mengajak pada maksiat.
3. Bagi yang belum bisa untuk menikah, jagalah nafsu kita. Jaga mata, telinga, hidung, hati, pikiran dan mulut jangan sampai menimbulkan zina.
4. Jangan terlalu dekat dengan orang yang dicinta, walaupun kita sudah membentengi diri dengan islam, sholat, puasa itu tidak menjamin. Karena iman seseorang ada naik ada turunnya.Yang paling penting mendekatkan diri kepada yang kuasa. Allah sudah memperingatkan jangan mendekati zina, apalagi sampai terkurung dalam zina.
5. Jangan pula ada smsan ataupun komunikasi untuk hal pribadi. Kita tidak tahu apakah dengan kita sms lawan jenis kita, dia merasa senang dengan kita karena diperhatikan. Itu sudah mendekati zina. Yang termasuk sms pribadi seperti ini : "udah makan belum ?, udah sholat belum ? sholat dulu yuk, ini kamu ada dimana ? kamu tinggal dimana ?". Ini sudah menandakan kalau orang itu perhatian dan boleh jadi memiliki rasa kepada kita. Ayolah jangan sampai kita zina hati sering memikirkan si dia padahal belum tentu dia memikirkan kita. Lantas Allah kita taruh dimana kalo hati kita diisi dengan ingatan tentang dia ? Renungkan.
6. Yakinlah kalo jodoh gag bakal kemana deh. Kamu gag komunikasi sekalipun, bertahun tahun gag ketemu kalau jodoh pasti bakal bersatu. Tapi kalo gag jodoh diusahain kayak gimanapun, perhatian terus gag bakal bisa nyambung.
Untuk itu cari cinta Allah saja. Allah yang memberi cinta dihati kita kepada seseorang itu untuk menguji diri kita. Apakah kita tetap mencintai Allah atau malah berbelok arah mencintai yang lain. Kalau kita mengutamakan Allah, pasti Allah akan mengutamakan kita. Dan pasti Allah akan memberikan cinta kita kepada seseorang yang juga memiliki cinta kepada Allah. Sudah pastilah nanti dia bakal memperlakukan kita dengan penuh cinta. Karena semuanya karena Allah.
Duhhhhh indahnya kalau saling mencintai karena Allah.
Kalau begitu Pernikahan indah sekali ya. hihi pengen :)
Maka dari itu, serahkan semuanya kepada Allah. Kalau mengejar dunia hanya akan membuat dirimu sendiri menderita. Menanti dan menanti dia yang tak tahu kapan akan melamar. Yuk kembali kepada jalan yang benar. Kembali kepada ALLAH :)
kita tulis - tulis tentang Islam lagi ya. Agama Rahmatan Lil Alamin :)
ketika seseorang sudah bisa menikmati ibadah, dia akan melakukan apapun untuk bisa melakukannya.
karena di dalam ibadah itulah tersembunyi sesuatu hal yang bisa mendekatkan dirinya pada Ilahi.
seperti halnya orang yang sedang jatuh cinta, orang itu pasti ingin selalu dekat dan bisa bersamanya setiap saat, karena dia cinta. begitu pula ibadah, cinta dalam ibadah bisa dirasakan semua orang tetapi hanya beberapa orang yang mau untuk merasakannya. Tidak semua orang mau.
Berbeda dengan jatuh cinta kepada orang, setiap manusia pasti memiliki rasa itu. Padahal cinta yang hakiki, cinta yang utama hanya kepada Allah. Tetapi kenapa kebanyakan manusia tidak tau bahkan yang tau pun seakan menutup mata berpura - pura tidak tau. Lantas manusia hanya mencari kesenangan akan dunianya, pada gadis cantik, lelaki yang ganteng, kaya dan hal lainnya. Padahal Allah, jauh lebih kaya. Kalau Dia menciptakan orang cantik dan ganteng pasti Allah lebih dari itu. Bayangin aja ciptaan Allah udah sempurna gitu apalagi Allah. Betul tidak ???
Di dunia ini, manusia sudah mulai dibutakan oleh cinta pada dunia. Padahal Allah yang menciptakan dunia bilang kalau dunia merupakan tempat yang hina. Barang siapa mencari dunia, akhirat akan meninggalkan. Barang siapa mencari akhirat, dunia akan mengikutinya. Barang siapa mencari keduanya, maka beruntunglah ia. Lalu dimana cinta kita kepada akhirat, kepada Allah sang pencipta kalo yang kita cari hanya dunia. Padahal dunia itu hanyalah setitik air yang jari kita celupkan pada laut. Lihat berapa air yang bisa ada dijari kita. Itulah dunia dan laut itulah akhirat. Tempat manusia kekal abadi. Maka masih maukah kita hanya mencari dunia yang hanya setetes daripada akhirat yang begitu luasnya ? Ayo renungkan semua itu.
Kadang ada yang bilang begini "Aku masih mencintai Allah, aku mencintai dia itu karena Allah bukan karena nafsu, paras dan lainnnya". Betul kalau cinta memang harus karena Allah, tapi cinta karena Allah ialah menyerahkan segalanya kepada Allah dan ikatlah dalam ikatan suci yang halal. Bukan dengan memberi harapan seseorang sehingga orang itu menunggu dan menunggu. Lalu karena belum bisa menikah, pacaran dulu. Kalo gitu mah bukan karena Allah.
Kalo cinta karena Allah, pasti berjalan pada cara islami. Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah. Bagaimana cinta karena Allah :
1. Jangan pernah mengungkapkan rasa cinta itu kepada orang yang dicinta. Karena akan menimbulkan rasa ingin lebih dekat dan lainnya. Cukup Allah yang tahu rasa cinta itu dan serahkan padaNya. Jangan malah pacaran. Apa mau karena sayang masuk neraka bareng ? enggak kan.
2. Jika sudah bisa untuk menikah, segeralah lamar dan menikah biar setan tidak mengajak pada maksiat.
3. Bagi yang belum bisa untuk menikah, jagalah nafsu kita. Jaga mata, telinga, hidung, hati, pikiran dan mulut jangan sampai menimbulkan zina.
4. Jangan terlalu dekat dengan orang yang dicinta, walaupun kita sudah membentengi diri dengan islam, sholat, puasa itu tidak menjamin. Karena iman seseorang ada naik ada turunnya.Yang paling penting mendekatkan diri kepada yang kuasa. Allah sudah memperingatkan jangan mendekati zina, apalagi sampai terkurung dalam zina.
5. Jangan pula ada smsan ataupun komunikasi untuk hal pribadi. Kita tidak tahu apakah dengan kita sms lawan jenis kita, dia merasa senang dengan kita karena diperhatikan. Itu sudah mendekati zina. Yang termasuk sms pribadi seperti ini : "udah makan belum ?, udah sholat belum ? sholat dulu yuk, ini kamu ada dimana ? kamu tinggal dimana ?". Ini sudah menandakan kalau orang itu perhatian dan boleh jadi memiliki rasa kepada kita. Ayolah jangan sampai kita zina hati sering memikirkan si dia padahal belum tentu dia memikirkan kita. Lantas Allah kita taruh dimana kalo hati kita diisi dengan ingatan tentang dia ? Renungkan.
6. Yakinlah kalo jodoh gag bakal kemana deh. Kamu gag komunikasi sekalipun, bertahun tahun gag ketemu kalau jodoh pasti bakal bersatu. Tapi kalo gag jodoh diusahain kayak gimanapun, perhatian terus gag bakal bisa nyambung.
Untuk itu cari cinta Allah saja. Allah yang memberi cinta dihati kita kepada seseorang itu untuk menguji diri kita. Apakah kita tetap mencintai Allah atau malah berbelok arah mencintai yang lain. Kalau kita mengutamakan Allah, pasti Allah akan mengutamakan kita. Dan pasti Allah akan memberikan cinta kita kepada seseorang yang juga memiliki cinta kepada Allah. Sudah pastilah nanti dia bakal memperlakukan kita dengan penuh cinta. Karena semuanya karena Allah.
Duhhhhh indahnya kalau saling mencintai karena Allah.
Kalau begitu Pernikahan indah sekali ya. hihi pengen :)
Maka dari itu, serahkan semuanya kepada Allah. Kalau mengejar dunia hanya akan membuat dirimu sendiri menderita. Menanti dan menanti dia yang tak tahu kapan akan melamar. Yuk kembali kepada jalan yang benar. Kembali kepada ALLAH :)


